Surrender
(menyerah)
Setelah kita menerima (lawan dari menolak) kita masuk kepada sikap batin ke dua: Menyerah.
Menyerah adalah sikap batin yang kita lakukan dengan kesadaran. Entah karena karena tidak bisa melawan, entah karena nggak ada pilihan lain, entah karena alasan apapun.... namun itu semua dilakukan dengan kesadaran.
Menyerah pada apa yang terjadi. menerima kejadian atau fakta sebagai apa adanya. Melepaskan semua penghakiman diri. No Judgement State. Dan jika merasakan adanya godaan untuk menghakimi diri.... sadari saja... lalu ikuti kemana larinya penghakiman itu: aku yang malang, aku yang bodoh, aku yang lemah.... lihat saja ketika diri kita menghakimi diri kita yang lainnya.
lalu lihatlah diri yang sedang menghakimi diri yang lain... lihat dengan kehangatan ... rasakan amarahnya, rasakan ketidakterimaannya... rasakan apa yang sedang berkecampuk dalam diri lalu berikan rasa cinta kepadanya... peluklah dia....
rasakan setiap diri Anda menjadi selaras... kemarahan diterima, kehangatan diterima...
menerima lalu menyerahkan diri secara total....
(berlanjut)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar